TIGA SAHABAT (bagai ‘kepompong’)

Josh, Sari dan Vega adalah tiga sahabat yang hampir tak terpisahkan. Padahal umur persahabatan mereka masih seumur jagung, baru juga ulang tahun ke-1. Tapi jangan salah, mereka sudah memproklamirkan diri mereka seperti Geng ‘Kepompong’ , 4 tokoh utama dalam sinetron “kepompong” yang saat ini (mungkin) sedang booming.

Tapi sayangnya, mereka lupa dengan makna kepompong sendiri, yang berarti suatu fase dimana ulat akan berubah mnjadi kupu-kupu. Lalu terjadilah ‘perubahan’ itu. Pertanyaannya: apa berubah menjadi indah atau sebaliknya pada persahabatan mereka?

Mereka bagai kertas dengan tinta, tak dapat dipisahkan. Hanya saja, ada salah satu personel yang mulai pacaran dengan personel di luar geng ‘kepompong’ mereka.

Lalu, salah satu personel yang lain menyukai personel geng ‘kepompong’ yang lainnya, padahal menurut undang-undang mereka, hal itu DILARANG! Pacaran sesama personel geng “kepompong’ sama seperti berhubungan Incest. Dapat membuat cacat persahabatan. Jadi ‘suka’ tersebut hanya terpendam dalam hati yang paling dalam.

Terakhir, personel ‘kepompong’ yang mulai bingung, kesal, dan marah atas perubahan yang terjadi di kedua sahabat yang lain;
“Kenapa sih dia kok sibuk pacaran banget, waktu buat maen ma gue mana!!! Kenapa juga lagi sahabat gue yang satunya malah jadi canggung gini & tiba-tiba perhatian lebih ma gue! Pacar gue juga bukan, iiih ga asyik banget!!!” rutuknya.

Hasilnya geng ‘kepompong’ terombang-ambing tak tentu arah,

dan “BRAAK!” suara celengan pecah.

“Ini uang dari celengan gue, buat bantu-bantu loe gugurin kandungan itu! Cuma ada segini sih, tapi gue masih ada saving di bank, kira-kira cukup ga?”
“Ga tau. Gue ga tau harganya berapa. tapi gue ga yakin… gue takut dosa.. masa gue harus bunuh jabang bayi ini sih. Tolongin gue…gue takuuut banget..”
“fuuuh” suara hembusan rokok yang keluar dengan kasar.
“Suruh siapa lo ML!!??” teriak pengisap rokok itu. “coba kalo loe ga pacaran dulu. Fokus ma geng kita, kan ga bakalan kaya gini!!!” lanjutnya lagi.
“Udahlah..ko lo ribut banget sih dari tadi. Yang hamil siapa coba. Aduh! tu ganja buang mending, bikin pengeup kamar gue aja!” si empunya celengan mencoba menenangkan keadaan.
“OH! Lo belain dia!!! dulu-dulu aja lo bilang naksir gue! sekarang belain dia!!! Taiiik lo!”

________________________________________________________________suasana pun menjadi hening.

“hihihihihihihi. Hahahahahahha” lanjutnya sambil tertawa. Padahal tidak ada yang lucu sama sekali.

Kedua sahabatnya malah sama sekali tak peduli, mereka berdua mencoba mendiskusikan kembali masalah ‘kehamilan’ salah seorang sahabat.

“Gimana pendidikan lo? Lo mu cabut aja? ga mungkin pertahanin tu bayi, kalo lo mau tetep jalan seimbang ma pendidikan lo.”
“ga tau! Serius, gue bingung.”
“Mending lo bilang ma bonyok lo, at least they’re the best adviser.”
“iya, gue juga kepikiran hal itu. mungkin itu jalan yang terbaik”

Diskusi mereka berdua diakhiri dengan kesepakatan itu, jalan kembalinya manusia kepada manusia, di mana dan dari siapa mereka dilahirkan. Anehnya bukan kembali kepada Tuhan. Ya begitulah..
Masih dengan backsound suara tertawa yang sudah tidak jelas lagi.
Diskusi mereka berdua di akhiri dengan kesepakatan untuk bilang ke orang tua, kalau “dia hamil.”

Besoknya, geng ‘kepompong’ benar-benar bermetamorfosis. Mereka kehilangan personelnya. Sari kehilangan bayinya, dia menjadi korban tabrak lari. Mengherankan dan menimbulkan berbagai kecurigaan terhadap pacarnya yang sangat kaya raya itu. Sekarang dia teronggok tak berdaya, koma.

Vega dilarikan ke rumah sakit dan masuk rehabilitasi setelah ditemukan OD, hampir tak bernyawa. Dia mencampur zat heroin, wine, kokain, dan sanax menjadi satu dalam perut manusia. Bukan campuran yang baik bagi manusia.

Lalu tinggalah Josh mencari personel geng ‘kepompong’ yang baru,
“mungkin ‘boys only’ seru juga!” pikirnya.
Setelah hatinya tersakiti dan terkhianati tepat di saat cinta pertama baru tumbuh, hatinya mulai membelokkan arah, gairahnya timbul berbeda. Sekarang dia menjadi seorang Homosexual.

-fin-


*cerpen ga penting, demi memuaskan seorang manusia sedarah, akan terinspirasinya saya pada persahabatannya.

-Bandung, Friday 22 May 2009-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s