Bahasa Indonesia, bahasa ku untuk mu mengerti.

Hai Januari, terima kasih.
Detik, menit, jam, hari, minggu, dan bulan adalah nama mu.
Berlebihan, menyamar, tidak mengaku, berpentas, mengkhayal adalah nama mu.
Dimulai lagu merah muda yang memuakkan sampai musik yang menghitam adalah juga nama mu.
Tapi nama mu adalah nama yang ingin selalu ku tulis setelah nama depan ku, tapi dulu.

23:30, jelas aku susah nyenyak, hanya ingin mengembalikan nama mu
23:32, jelas aku sesak, hanya ingin mengembalikan nama mu
23:33, jelas aku butuh nama mu, untuk pelarian di Januari dan bulan berikutnya
23:34, jelas aku butuh nama mu, untuk tetap melewati januari di tahun berikutnya
disini tentunya.

Apa Januari mengerti?
Bahasa ku bahasa Indonesia,
Hanya berisi vokal vokal seperti suara gendang.
Apa Januari mengerti?
Bahasa mu bukan bahasa Indonesia,
Hanya berisi konsonan konsonan yang ditelan di tenggorokan

23:39, hanya ingin menulis bahasa yang kamu tak mengerti, dan puas hati tentang Januari yang akan segera usai.
23:42, hanya ingin menulis bahasa yang kamu tak mengerti, lalu kembali kosong menunggu Januari tahun berikutnya.
Apa Januari mengerti?

So Long My Last January !

-Hamburg, Tuesday 18 January 2011-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s