Disambiguasi

Meragu, membabi buta, mencabik hidup
Tanpa semu, aku bersama mu yang terpatah-patah
Sebenarnya, tak mau aku melepasmu
Kau selalu bersama sepanjang hidupku
Sepanjang masa kecil, dan tumbuh aku besar

Kau menemani ku dalam bertahan hidup
Mengigigit, melumat dan merasa
Dan kau semakin lama semakin rapuh
Menghadapi ku yang tak tahu diri ini
Aku terlalu lapar dan bernafsu akan semua hal
Membuat mu pedih, luka dan hancur

Kemudian, hanya dua keping sisa mu
Menguning, tak berbentuk, lemah..
Kau mulai berbahaya
Aku tahu,
meski kau bagian hidup ku
kau akan melumatku
Merambat ke dalam tubuh ku,
seperti parasit yang harus ku buang dan musnahkan

Biar sakit dan luka, ku rasakan
Kau salurkan semuanya pada ku
Setelah kau pergi tercabut
Hanya darah yang tersisa..

– Hamburg, Thursday 28 July 2011 –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s