Setan sedang menari di kepala ku

Apa salah hidup?
Hanya berusaha untuk hidup dengan tertawa, menangis, terdiam
Mengapa begitu banyak aturan
Semuanya tidak boleh terlalu berlebihan
Tapi syukur yang berlebihan itu memang wajib

Aku begitu manusia
dengan nafsu yang meluap
dan akal seibu jari
hatiku sakit, otakku sakit, seluruh badanku pula

Aku begitu rindu sedarahku, sekulitku, sebunyiku, sebauku
Aku begitu haus akan keringat keringat di siang hari
Aku begitu mau melihat matahari pada jam 6 hingga jam 6 kembali, tapi sudah cukup jangan kurang atau lebih
Aku begitu resah melihat kaki-kaki ini di sini hampir menginjakku

Dunia ini bukan untuk aku
Terlalu sesak, bergejolak, marak, dan kapak
Aku sakit.

-Wednesday, July 13, 2011-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s