menidurimu, sang keringat

Hari ini, dari jam 15 sampai 23:34 tepat saat ini, mata ku tak lepas dari layar dunia maya. Namanya saja dunia maya, akan melambungkanmu di dalam oase yang tak nyata. Badan ini rasanya sudah lelah, muka berminyak, mata memerah, dan kulit tak henti-hentinya memperingati ku dengan bau keringat. Mereka minta dibasuh air, ah tapi aku masih di sini, masih nyaman menarikan jari-jariku untuk dunia maya.

Jangan salah sangka, bukannya aku malas. Tapi aku sedang merencanakan masa depan, sedang membuat keputusan penting, dan memilah milih hal hal yang baik dan buruk untuk keputusan perencanaan masa depan. Dunia maya ini, akan membawa ku ke dunia nyata. Selama kurun waktu aku bermesraan dengan keyboard ku ini, sudah banyak pilihan-pilihan yang lahir dari keputusan untuk masa depanku. Aku telah membuat janji dengan dokter umum untuk esok hari yang mana bisa aku jadikan alasan untuk tidak datang ke seminar “Bahasa Isyarat” yang (mungkin) membosankan, via E-mail. Aku telah merencanakan bersama teman untuk datang ke konser Dia yang diharapkan menjadi kandidat partner hidup, via chating di Facebook. Aku telah menonton 1 episode film Jepang yang mungkin bisa dijadikan referensi film ku di masa depan, via Film Streaming. Dan yang terpenting, juga yang terlama aku lakukan di dunia maya, aku telah menyalurkan kehausanku menulis dan juga mendandani blog ‘pertama’-ku, via WordPress ini. Ah, aku bahagia.

Tapi, apa benar aku akan melakukan rencana-rencana itu? Selain WordPress, rencana lain serasa semu. Aku tak punya kepercayaan diri akan rencana-rencana yang lain. Aku tak sanggup berbohong besok, aku tak sanggup datang melihat penampilan Dia yang pasti akan membuat efek kupu-kupu di perut ku ini, dan apa aku benar-benar sanggup membuat film yang ditonton oleh orang Jepang juga? Ah, tak tahu!

Tercium kembali, semilir bau keringat ku. Wajar saja, di seminar hari ini aku banyak bergerak.

“Bergerak”, kata itu tepat sekali. AKu harus bergerak saat ini; mandi, lalu tidur. Seperti juga menjalani masa depanku, semuanya digerakan. Aku harus bergerak! Ke arah yang mana? Ah, itu lagi yang jadi pertanyaan…

Coba saja hay kau sang keringat, tidak bau dan tidak berbahaya…sudah ku tiduri kau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s