Tahi Lalat di Mata

"Mole in the Right Eye"
Sudah dari Jum’at kemarin, mata kanan saya bintit dan ada jerawat kecil di dalam kulit dalamnya. Saya putuskan kemarin periksa mata kanan saya ini, takut semakin infeksi. Sengaja saya bikin janji dengan dokter di hari rabu, supaya bisa bolos seminar dan bisa mengantar ayah salah seorang sahabat ke airport, pulang ke tanah air.

Malas sekali rasanya pergi ke dokter, setengah 10 pagi saya paksakan bangun dari tempat tidur. Eh, buka pintu, di luar hujan, mana setelan baju bukan pelindung untuk hujan lagi. Dengan mantel basah dan sepatu basah sampai merembes ke kaki, akhirnya saya sampai di dokter. Baru sampai bagian resepsionis, saya sudah curhat dengan masalah mata kanan ini. Dia bilangnya, cuma penyakit ringan. Hati saya pun tenang.

Sampai di dalam ruang periksa, dokter tanya masalah saya, dan dia pun melihat lebih dekat mata kanan saya. Kebetulan di mata kanan ini, saya memang punya keanehan yang saya selalu anggap unik dan ciri khas saya. Saya punya tahi lalat di mata dari lahir, atau mungkin dari kecil, hmmm..sudah dari dulu pastinya. Bukan di bagian kornea, melainkan di bagian tunica conjunctiva, atau lebih mudah kita kenali dengan daerah putih mata. Dokter langsung bertanya soal keunikan di mata kanan saya ini. Apakah itu tahi lalat? Sejak kapan saya mempunyai tahi lalat itu? Apakah mengganggu? dan sebagainya. Menurutnya, ini hal aneh, tidak baik, malah berbahaya. Ok, saya mulai tidak tenang. Setelah itu, dia langsung merujukan saya ke klinik Asklepios Barmbek. Mata saya harus segera di-rontgen. Saya semakin panik. Aplagi setelah dia bilang, kalo masalah mata saya yang bintit dan berjerawat adalah hal yang sangat kecil, jika dibandingkan dengan tahi lalat yang bisa jadi sesuatu yang sangat ganas. Bu dokter juga bilang, kalau dia sangat ingin mata saya segera di-rontgen, kalau bisa saat itu juga. Baiklah, bu dokter, saya semakin mual dan mules dengarnya.

Tapi, bukannya langsung ke klinik, saya malah pulang ke rumah. Ya mau bagaimana lagi, saya tidak kenal dengan alamat klinik itu, daripada nyasar. Di rumah saya coba bikin janji dengan klinik itu, dan mencari alamatnya. Sampai sekarang, saya belum mendapat termin dari mereka, dan dengan suksesnya saya terlambat mengantar Mang A (nama samaran bapak sahabat saya itu) take off. Huhuhu sedihnya dobel. Tadinya cuma mau membesar-besarkan masalah kecil yang ada di mata saya ini untuk tameng bolos seminar, eh dari hal yang saya anggap bukan masalah, malah menjadi, dan bahkan adalah hal besar. Apalagi baru saja tadi, saya cari-cari info tentang tahi lalat di mata, hasilnya benar benar mengerikan.
contohnya:

Artikel 1

Causes: Nevi are caused by an overgrowth of melanocytes, or cells that produce pigment, says Minnesota Eye Consultants. Melanocytes are found in the eyes, skin and other tissues. Most people with nevi are born with them, or the spot forms early in childhood. People with darkly pigmented skin often have congenital nevi. Congenital nevi may go unnoticed until puberty, when the spot becomes darker or larger, say Lee and Higginbotham. Primary acquired melanosis typically appears suddenly, notes the Eye Cancer Network. It usually occurs in middle-age people with fair skin. Conjunctival melanosis is rare, says the website Surgical Pathology, and begins as primary acquired melanosis, congenital nevi, or occurs spontaneously.

Read more: http://www.livestrong.com/article/274040-dark-spots-on-the-white-of-the-eye/#ixzz1ftct4MmF

Artikel 2

Tahi lalat yang sudah ganas bisa menyebabkan tumor atau kanker, seperti melanoma. Tapi menurut Dr Virna, jinak atau ganas tahi lalat di mata, terkadang tidak menimbulkan keluhan apa-apa oleh si penderita. Tapi ada juga yang merasakan keluhan seperti tahi lalat membesar, berubah warna, dan terasa gatal.

Read More: http://us.health.detik.com/read/2010/03/17/163033/1319691/763/tahi-lalat-di-bola-mata-jinak-tapi-bisa-berubah-ganas

Artikel 3

riocaesar: Tahi lalat atau nevus pigmentosa bisa tumbuh dimana saja pada bagian tubuh yang memiliki sel-sel melanin selain kulit juga bisa tumbuh pada bagian putih mata atau sklera.
Selama tahi lalat pada mata ini tidak tumbuh semakin lama semakin besar dan menimbulkan keluhan sebaiknya dibiarkan saja dan tidak diganggu, kemungkinan untuk menjadi kanker pun juga sangat kecil sekali.

Read more: http://m.medicalera.com/index.php?kanal=3&page=2&t=14643

Saya benar-benar mual, membayangkan hal buruk apa yang akan terjadi pada mata saya, setelah hasil rontgen nanti. Semoga Allah SWT masih melindungi saya yang masih banyak dosa ini…amin, insya Allah.

Oh tahi lalat memang tahi… :(

17 thoughts on “Tahi Lalat di Mata

    • aha, dan baik-baik saja kah matanya sampai sekarang? sampai sekarang, saya masih belom periksa mata ke klinik mata, selain menurut saya tidak terlalu penting, saya juga belum punya waktu luang,, :(

  1. saya juga punya tahi lalat di mata,gak tau kpn munculnya.. sampai sekarang belum di periksa.. pernah konsul ke dokter mata,katanya tdk apa2.. tapi kata temen2 tahi la2tnya membesar.. :(

    • wow, membesar? bahaya, coba tanya ke dokter laen, spy ada second opinion..aku juga belum periksa lagi ke dokter..harusnya emg di laser mata, spy ketauan jelas apa titik hitam sebenernya itu. Semoga gada apa2 ya di mata kita, cuma titik hitam pemanis smoga.. ;) Semangaaat sehaat!

    • lalu kalo tahi lalatnya membesar bagaimana?apa solusinya? saya juga punya tahi lalat yg membesar di bola mata akan tetapi pertumbuhannya cukup lamban

  2. anakku juga punya tahi lalat di mata kanannya,aq juga agak khawatir,tapi mau periksa ke dokter takut nanti dengan hasil tesnya,apalagi anakku masih berumur 6th,ak khawatir nanti dia jadi takut karna tak bawa ke dokter cos dia pinter banget suka bertanya ada aa dengan dia kok dibawa ke dokter…jadi bingung langkah pertama apa ya biar aq tau bahaya gak….

    • Hallo mba Eka, sampai sekarang saya belum periksa juga, belum punya waktu, dan sepertinya tahi lalat ini tidak berbahaya. Tapi untuk lebih pastinya, tentu saya akan periksa ke dokter mata. Kalo saya sudah periksa, akan saya posting di blog hasilnya. Coba saja mba periksa anaknya ke dokter mata juga.
      Semoga sih tidak apa2, karena saya sudah punya tahi lalat ini dari masih kecil dulu, tidak mengganggu penglihatan, dan tidak tumbuh juga.Semoga anak mba juga tidak apa-apa. Banyak ko orang-orang yang saya kenal yang punya tahi lalat di mata, dan tidak bermasalah. Amin. :)

  3. sy juga punya tahi lalat di mata sebelah kiri, kata dokter kemarin di suruh nunggu 5-6blan kalau tambh membesar di suruh oprasi. . tpi skarang di kasih obat jalan. takuttt :(

  4. Akhirnya bbrp minggu kemarin saya periksa ke dokter mata lain sekalian mencari opini kedua soal titik hitam di mata saya ini. Kata dokternya, kalo memang tidak mengganggu penglihatan saya dan tidak membesar, berarti tidak apa-apa. Saran dia lagi, saya sebaiknya setiap tahun atau lebih baik lagi setiap bulan rajin memoto mata saya ini untuk melihat perbedaan skala besarnya, apa membesar atau tidak. Kalo iya, saya harus segera ke laboratorium untuk di periksa lebih lanjut. Untungnya saya punya beberapa foto mata saya dari tahun ke tahun, setidaknya 2-3 tahun ini, dan tidak ada perbedaan. Jadi untuk saat ini, saran untuk pergi ke lab mata dari dokter pertama belum saya lakukan, dan semoga tidak usah.
    Semoga mata semua orang yang sudah berkomentar di sini juga baik-baik saja. Amin :)

  5. Asslmkm, mbak gmna dgn tahi lalat di mata mbak ? Apa sudah hilang atau gmna ? Mohon infonya, karena saya juga ada keluhan sama sperti mbak. Trmkasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s